Pembangunan RSUD Banjarbaru bernilai Rp199 Miliar

 

Pembangunan rumah sakit Banjarbaru yang kini dimulai akan menelan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, selama dua tahun anggaran sebesar Rp199 miliar.

Pembangunan rumah sakit yang berlokasi di Jalan Trikora Kelurahan Guntung Manggis, kini dimulai dan ditandai pemancangan tiang pertama (ground breaking) yang dilakukan Wali Kota Banjarbaru, Ruzaidin Noor, Senin.

“Harapan kami, pembangunan rumah sakit baru ini menjadi sarana kesehatan yang refresentatif dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar wali kota.

Menurut wali kota, pembangunan rumah sakit yang dikerjakan PT Adhi Karya (Persero) Tbk sejalan dengan misi mewujudkan Banjarbaru sebagai kota sehat melalui peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Dijelaskan, pihaknya bersama seluruh anggota DPRD Banjarbaru berkomitmen mewujudkan misi Kota Sehat sehingga sepakat mengalokasi anggaran pembangunan yang nilainya mencapai ratusan miliar.

“Sesuai kesepakatan yang didukung DPRD dialokasikan anggaran dengan pagu sebesar Rp139,6 miliar pada 2014 dan Rp77,3 miliar tahun 2015 yang digunakan membiayai pembangunan rumah sakit,” ucapnya.

Ia meminta, PT Adhi Karya yang diberi kepercayaan Pemkot Banjarbaru dan masyarakat agar melaksanakan pekerjaan sesuai perencanaan dengan memperhatikan ketepatan waktu, mutu dan volume pekerjaan.

“Kontraktor harus melaksanakan pekerjaan tepat waktu, tepat mutu dan tepat volume sehingga bangunan bisa digunakan sesuai fungsi sebagai pusat pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Ditekankan, pelaksanaan pekerjaan selama 455 hari kalender hingga tanggal 12 Agustus 2014 merupakan waktu yang cukup menyelesaikan proyek pembangunan terbesar yang pernah dilaksanakan di Banjarbaru.

Kepala Divisi Konstruksi PT Adhi Karya (Persero) Wilayah V Kalimantan Harimawan mengatakan, waktu yang diperhitungkan cukup menyelesaikan pembangunan rumah sakit sehingga bisa digunakan akhir 2015.

“Waktu pelaksanaan pekerjaan cukup dan kami juga mengantisipasi cuaca menjadi hambatan pekerjaan konstruksi. Intinya, siap melaksanakan pekerjaan tepat waktu, mutu, volume dan administrasi,” katanya (antaranews – bit.ly/1nzY4fx )