Pemkot Banjarbaru Hemat APBD Rp14 Miliar

ASATUNEWS – Pemerintah Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan berhasil melakukan penghematan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2013 sebesar Rp14,08 miliar dari hasil pelelangan barang dan jasa lingkup pemerintahan setempat.

Kepala Unit Layanan Pengadaan Pemkot Banjarbaru Iwan Hermawan, Jumat mengatakan, penghematan terjadi karena selisih nilai pagu dengan nilai kontrak dalam proses Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

“Nilai kontrak pekerjaan dalam proses LPSE berkurang dari pagu sehingga terjadi selisih harga yang menimbulkan penghematan APBD,” ujar Iwan yang juga menjabat Kepala Bagian Pembangunan Pemkot itu.

Ia mengatakan, proses pelelangan melalui sistem LPSE memungkinkan terjadinya selisih pagu dengan nilai kontrak karena setiap calon pelaksana pekerjaan melakukan penawaran di bawah nilai pagu.

Pengadaan barang dan jasa yang dilaksanakan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Banjarbaru sudah menjalankan pelelangan secara elektronik sehingga calon pelaksana pekerjaan bisa menawar.

“Proses pelelangan dilakukan secara elekronik sehingga kontraktor atau calon pelaksana pekerjaan bisa menawar pagu yang diperhitungkan. Jika di bawah pagu, otomatis terjadi penghematan,” ungkapnya.

Dikatakan, dana yang berhasil dihemat dari proses pengadaan barang dan jasa tersebut dikembalikan ke kas daerah dan menjadi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tahun berikutnya.

“Dananya menjadi Silpa dan bisa digunakan untuk membiayai kegiatan tahun berikutnya karena menjadi bagian dari dana APBD,” ujar mantan Kepala Bidang Litbang, Penyusunan Program Bappeda Kota Banjarbaru itu.

Ditambahkan, pemkot setiap tahun selalu berhasil menghemat anggaran melalui proses pengadaan barang dan jasa sehingga selalu memiliki dana Silpa yang masuk ke dalam anggaran tahun berikutnya.

Disebutkan, tahun 2010 pemkot berhasil menghemat anggaran sebesar Rp9,7 miliar atau 13,85 persen dari 120 paket yang dilelang dengan pagu Rp70,1 miliar dan nilai kontrak sebesar Rp60,4 miliar.

Tahun 2011, hemat Rp5,2 miliar atau 5,90 persen dari pagu Rp88,8 miliar dan nilai kontrak Rp83,6 miliar, sedangkan 2012 hemat Rp7,6 miliar (9,05 persen) dari pagu Rp84,4 miliar dan kontrak Rp76,8 miliar.|JOY/ANT (sumber: http://www.asatunews.com/berita-20330-pemkot-banjarbaru-hemat-apbd-rp14-miliar.html )